BETINA DERE PENYEBAB STRESS…..

Posted on Updated on

IMG-20150406-04238

Penat…. Suntuk, menghadapi pemeriksaan pajak untuk tahun 2013… fiuvv… nasib jadi pegawai rendahan…. Selalu kebagian masalah yang ribet2 terus… #bosanjadipegawai. Tidak kelar sampai disitu… ada teman yang kalau bbm selalu memulai percakapan dengan “PING!!”… padahal saya juga ga begitu faham apa fungsi dari “PING!” tsb di BBM.. hehehhe. Singkat kata, keluhan yang muncul dari seorang teman itu adalah terkait betina2 kenarinya yang berjumlah 10 ekor namun baru 1 yang berproduksi… (LOH…???). Terus… yang 9 ekor lagi kenapa tidak berproduksi…?

Sepengalaman saya, dan bukan bermaksud menggurui, ada beberapa faktor yang menyebabkan betina2 yang kita miliki tersebut sangat sulit untuk masuk ke fase produksi. Kalau boleh saya urutkan versi saya penyebabnya adalah:

  1. Usia betina masih relative muda (dibawah 8 bulan), walaupun sebenarnya ada beberapa betina yang di usia 6 bulan sudah masuk fase produksi, tapi tidak semua betina masuk fase produksi di usia 6 bulan tersebut. Logikanya, bila kita lihat kehidupan sehari2 dimasayarakat, tidak semua kok wanita usia 25-30 Tahun itu sudah menikah, ada yang malah seumur hidupnya tidak menikah, malah ada yang usia 16 tahun sudah hamil… (loh…!!!). Artinya, usia saja tidak cukup untuk memastikan betina2 kenari kita untuk masuk tahan produksi.
  2. Belum cukup matang kelamin. dalam hal ini, tidak semua betina sudah matang kelaminnya di usia produktifnya. Contoh kematangan kelamin seperti bentuk vent yang membengkak dan berwarna merah segar, berperilaku ngeleper / mulai menarik perhatian pejantan, mencabut bulu atau mulai coba2 menyusun sarang dll. Kematangan kelamin tidak hanya disebabkan oleh usia, tapi ada hal lain yang sangat berpengaruh untuk mendukung kematangan kelamin tersebut yaitu nutrisi dan kesehatannya.
  3. Betina kurang fit / tidak sehat. Beberapa penyebab Utama betina muda tidak kunjung masuk ke fase produksi disebabkan oleh masalah rawatan / vitalitasnya. Kadang, beberapa betina hanya ditempatkan dikandang kotak harian (dicampur) dan diberi makan sekedarnya, tanpa memperhatikan pola rawatan normal pada umumnya, kenapa….?. Biasanya, betina dinomor duakan, jarang diumbar, jarang dijemur, beda perlakuannya dengan pejantan yang ditempatkan di kandang sendiri, mandi jemur rutin, malam dikerodong dll. Akibatnya, tidak sedikit betina dere yang mati sebelum berproduksi karena sakit dll.
  4. Betina sakit . Pernah dengar ada wanita mandul..? ada Kista / kangker rahim, atau Lesbian karena factor psikologis lainnya..? semua itu dianggap penyakit atau hal2 yang secara medis dikatakan sakit. Betina sakit tersebut tidak akan memasuki fase produksi selama penyakit atau penyebabnya tidak disembuhkan. Sakitnya apa, gejalanya apa, itu yang harus dokter hewan tentukan alternative pengobatannya, atau kita ber eksperimen dengan segala kemampuan kita (Tanya mbah google… hehehhe).
  5. Malnutrisi. Biasanya, betina2 dere yang hanya diberi makan alakadarnya akan sulit untuk memasuki fase produksi karena kebutuhan nutrisinya tidak mencukupi untuk mematangkan kelaminnya. Betina butuh protein tinggi untuk meningkatkan hormon estrogen dan progetin serta asam amino tinggi dan juga vitamin D & E yang semuanya saling menopang satu sama lain. Kadang protein dari telur puyuh tidak berfungsi kalau vitamin D nya tidak tercipta melalui pembakaran protein menjadi Vitamin D dalam proses penjemuran.
  6. Pelakuan betina dibedakan dengan Jantan. Banyak saya temui, bila jantan diperlakukan dengan sangat istimewa. Mandi jemurnya rutin, kalau malam dikerodong, pakannya istimewa, mulai dari apel, pir sampai pakan import. Sedangkan kalau betina… digabung jadi satu kandang, bahkan ada yang sampai berdesak2an. Jangankan mandi jemur rutin, bisa keluar ruangan saja sudah bagus.. heheheh (saya begitu). Lalu… apa bisa kita harapkan mereka berproduksi…?. Sebaiknya jangan membeda2kan pola rawatan baik jantan maupun betina. Karena kunci sukses budidaya kenari adalah di pola rawatan yang baik dan berkelanjutan.

Semoga celotehan saya ini bisa sedikit menambah wawasan para Kenari Mania, khususnya buat yang pusing sama dere2 yang tidak kunjung birahi / berproduksi. Singkat kata, kalau bikin pusing, sebaiknya diganti saja indukannya, mungkin lebih cepat produksinya dan lebih cepat menghasilkan pundi2 rejeki… heheheh… Semangaaaaaatttt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s