PENYEBAB EGG BINDING / TELUR MAMPET

Posted on Updated on

Menyambung tulisan sebelumnya terkait Betina yang mengalami Egg Binding, saya coba ulas lebih dalam mengenai masalah ini sesuai janji saya sebelumnya. Semua ulasan ini saya dapat dari beberapa literatur di luar negeri dan dalam negeri dan coba saya kemas dengan bahasa sederhana saya. Kebanyakan ahli & Literatur menyatakan bahwa faktor yang paling umum penyebab Egg Binding adalah:

1. Kekurangan kalsium
2. Buruknya gizi pakan
3. Berlebihan dalam bertelur
4. Suhu
5. Kulit / Cangkang telur yang lunak
6. Ukuran tubuh yang kecil.

Tanda – tandanya adalah :

1. Burung akan menjadi depresi, berhenti makan dan akan duduk sekilas seperti sulit buang kotoran.
2. Kotoran mungkin tidak ada, karena telur tersebut mencegah kotoran keluar melalui kloaka.
3. Perut mungkin tampak bengkak, terutama di sekitar area ventilasi.
4. Nafas terengah – engah, seperti sesak dan gangguan pernafasan lainnya.
5. Pada tahap akhir jika burung tidak dapat mengeluarkan telurnya, dia akan pergi ke lantai kandang dan meregakkan kepala dan sayap dan berakhir dengan kematian.

Penyebab utama Egg Binding adalah kekurangan gizi, khususnya kekurangan lemak dan vitamin larut lemak dalam makanan. Belajar dari burung yang makan makanan yang kaya lemak dan vitamin larut lemak benar-benar akan menghilangkan masalah ini.

Dua nutrisi penting dalam mencegah Egg Binding adalah vitamin F dan vitamin A. Vitamin F adalah kelompok asam lemak esensial yang ditemukan dalam minyak gizi. Ini adalah asam linoleat, asam linolenat, dan asam arakidonat. Asam linoleat adalah yang paling penting dari tiga.

Sama pentingnya dengan asam lemak esensial, nutrisi yang paling penting untuk menjaga fleksibilitas dan karakter lembab saluran telur adalah vitamin A. Vitamin ini membuat sel-sel mukosa dalam kesehatan yang sempurna, lembab, dan fleksibel dalam saluran telur. Hal ini memungkinkan telur untuk lewat dengan bebas keluar dari saluran telur. Ketika jumlah yang cukup vitamin A tidak tersedia, sel-sel mukosa kering dan mengeras. Sebuah saluran telur yang telah kehilangan fleksibilitas lembab dan licin tidak bisa dilewati telur, dan Egg Bindinglah hasilnya. Jika pengerasan selaput lendir terjadi di saluran reproduksi, sperma tidak dapat melakukan perjalanan ke telur setelah kawin terjadi, dan hasilnya mungkin telur kosong / tidak ngisi.

Sumber asam lemak esensial : Canary Seed, rami, niger dan bunga matahari
Sumber Vitamin A : Telur rebus, dan serangga / Kroto

Teori yang paling umum adalah bahwa penyebab Egg binding adalah karena kurangnya kalsium dalam makanan. Saya pernah menawarkan berbagai sumber kalsium untuk burung seperti, tulang sotong, kulit telur, grid, dll, namun tetap saja hal ini terjadi, artinya, kalsium bukanlah penyebab utama bagi saya. Kalsium tidak hanya digunakan untuk membentuk kulit telur yang berkembang dan mempertahankan tulang yang kuat, tetapi juga penting dalam memfungsikan otot-otot pada saat mendorong telur saat proses bertelur.

Vitamin D3 Juga sangat penting dalam penyerapan kalsium. Tanpa itu, semua kalsium yang kita tawarkan tidak akan diserap dengan baik oleh tubuh. Belajar dari burung liar / bebas, burung-burung tersebut mampu menghasilkan Vitamin D3 melalui reaksi kimia dari sinar matahari. Sedangkan burung dalam sangkar / rawatan, mereka tidak dapat melakukan hal ini. Sinar matahari yang mereka terima tergantung dari perawat / pemiliknya, dan tugas kitalah untuk memenuhinya dengan pola rawatan dan penjemuran yang baik, tidak kurang dan tidak berlebih.

Kesimpulannya, yang saya terapkan dalam keseharian agar tidak berjumpa Egg Binding adalah :

1. Memastikan betina siap secara Usia, kesehatan, Gizi dan mineral.
2. Memberikan makanan ekstra sebelum dijodohkan seperti perbanyak canary seed dan niger seed, telur rebus tiap hari dan pemberian kroto sebanyak 1 sendok makan seminggu sekali.
3. Melatih otot untuk keperluan kontraksi saat bertelur dengan menyediakan kandang umbaran
4. Untuk memproses vitamin D, lakukan penjemuran sejak jam 7 pagi hingga jam 10 pagi (atau tergantung ketahanan burung), prinsipnya, makin kuat dijemur, makin terhindar dari kekurangan vit D tersebut.
5. Bila masih menunjukkan gejala Egg binding di H-1 sebelum bertelur (biasanya setelah 4 hari sejak perkawinan yang pertama), berikan madu murni langsung ke samping paruhnya sebanyak 2-3 tetes, hanya sebagai penambah stamina / tenaga agar kuat berkontraksi mengeluarkan telurnya.

3 thoughts on “PENYEBAB EGG BINDING / TELUR MAMPET

    Hari said:
    Februari 27, 2013 pukul 3:42 pm

    Mantan sarannya om

    reeant007 said:
    Februari 2, 2014 pukul 1:16 pm

    thx for info ya om

    sufiandi said:
    Juni 24, 2014 pukul 9:46 am

    Di tunggu ilmu ilmu yg lainnya … Om

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s