EKSPERIMEN YANG SUKSES

Posted on Updated on

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Sekitar 5 bulan yang lalu, tepatnya dibulan Nopember 2010, saya ada membeli seekor KN betina lokal dengan harga yang sangat murah. Setelah dirawat sekitar 2 bulanan, KN tersebut mulai menunjukkan tanda2 siap berproduksi. Hampir 2 bulan saya jodohkan dengan berbagai macam KN jantan, namun tetap saja tidak menghasilkan apa2. KN betina tersebut sangat lincah, rajin membuat sarang dan mau mengerami telur walaupun bukan telurnya sendiri, oleh sebab itu saya fungsikan sebagai babuan.

Diawal April 2011, KN betina tersebut mulai menunjukkan sakit yang kronis. Mulai dari tidak berhasilnya penjodohan sampai yang paling parahnya adalah membengkaknya perut KN betina tersebut. Saya berfikir, mungkin hanya masalah telur yang tidak bisa dikeluarkan karena adanya penyumbatan atau kegemukan. Berbagai obat sudah saya gunakan, mulai dari obat pencernaan khusus burung , antibiotic, Babby Oil sampai obat2an tradisional seperti daun mengkudu. Nmun hasilnya tetap nihil, dimana KN betina tersebut perutnya makin membengkak dan berwarna hitam kebiru2an. Pasrah sudah saya serahkan pada sang kholik, seandainya memang akhirnya harus berakhir dengan kematian.

Sabtu pagi tanggal 16 April 2011, saya berkunjung ke rumah orangtua di kawasan Perumnas Klender, entah kenapa, tiba2 salah satu kakak laki2 saya menawarkan habbatussauda (jinten hitam) yang sudah dalam bentuk kapsul agar diberikan kepada KN YS saya yang tidak mau bunyi walau sudah berbulan2 saya rawat. Menurutnya yang bukan pemain burung, didalam habbatussauda tersimpan obat dari segala macam penyakit dan dia yakin bahwa itu juga bisa digunakan untuk hewan. Sebelum pulang, gantian Ibu saya menyuruh saya membawa satu pot yang ditanami pohon gingseng, katanya itu bagus buat kesehatan, dan pasti bisa dimanfaatkan juga untuk hewan. Singkat kata, Habbatussauda dan pohon gingseng tersebut saya bawa pulang sebagai penghargaan atas tawaran kebaikan seorang Ibu dan Kakak.

Minggu siang tanggal 17 April 2011 saat sedang bercanda gurau dengan kedua buah hati tercinta, tiba2 saya teringat dengan KN betina yang sakit tersebut. Muncul fikiran untuk ber eksperimen dengan KN2 sakit yang saya punya. Toh sudah sakit, sudah diobati tidak berhasil, tidak ada salahnya mencoba obat baru yang tidak lazim… hehehe. Akhirnya, ku ramu obat eksperimen ku dengan mempertimbangkan berbagai manfaat dari obat2an / herbal tersebut. Dimulai dari 3 butir kapsul Habbatussauda (diambil isinya) dicampur dengan 1 sendok makan madu Arab (Asli ya), ditambah dengan 1 sendok makan Air Panas. Ramuan ini kutarih di bekas tempat obat2an yg sudah habis dan didinginkan. Saat sore menjelang, mulailah ramuan ini kuberikan ke KN betina yang sakit tersebut sebanyak 3 tetes. Kutunggu reaksinya selama beberapa jam, dan KN tersebut baik2 saja. Menjelang malam, kuberikan lagi sebanyak 3 tetes langsung ke mulutnya, setelah itu kutinggal tidur dengan harapan keesokan paginya ada hasil yang positif. Oh iya, untuk YS yang tidak mau bunyi ngeplong, saya berikan 3 lembar daun gingseng sebagai pengganti sayuran.

Mukjijat… mungin itu yang bisa saya sampaikan, KN betina tersebut tidak menemui ajalnya, justru perutnya mengecil dan kemps total. Didasar sangkarnya yang kuberi Koran, sudah penuh bersimbah kotoran yang berwarna campur aduk kehitaman beserta lender dan cairan lainnya. Saya tangkap KN betina tersebut, dan saya periksa secara seksama dan hasilnya, warna perutnya semula yang kehitaman sudah berubah menjadi merah cerah, perut yang membuncit sudah kemps, dubur yang membengkak sudah normal, hmmmm, luar biasa. Hanya dalam waktu hitungan jam, masalah KN buncit ini terselesaikan… Subhanallah….. belum lagi YS ku yang tiba2 mengeluarkan suara yang keras dan kencang (ngeplong) seperti yang aku idam2kan selama ini. Alhamdulillah… semua berakhir baik. Terima kasih ya Allah, terima kasih Mama dan kakak ku yang senantiasa memberikan masukan dan saran yang bermanfaat… Amiiin… Pasien berikutnya……. KN betinaku yang gemuk dan berlemak…xixiixxiix.

9 thoughts on “EKSPERIMEN YANG SUKSES

    sufiandi said:
    Juni 23, 2014 pukul 11:11 pm

    Wuuih. … Kebayang tuhh senengnya .. Pasti luar biasa .. Ya Om Uphay ..
    Terus berbagi ilmu ya Om , sukses Om

    Abdul Rachmat said:
    Agustus 18, 2015 pukul 3:42 pm

    Setelah saya membaca, saya jadi tertarik dg tulisan pengalaman ini.Kyaknya sangat berguna jga nih om buat saya. Saya jga mengalami hal yg sama dg YS, cuma saya memang peliharanya dari piyik. Skarang umurnya sekitar 1 setengah tahun. Masalahnya mungkin agak mirip2 dg yg Om Uphay alami. YS saya sekitar leher sudah menggelembung seperti halnya burung yg sedang berkicau, tapi suaranya gak keluar seperti burung yg sedang berkicau pada umumnya. Saya tertarik dengan ramuan seperti tulisan diatas. Mudah2 ramuan itu bisa membantu YS saya bersuara dan tdak hanya lehernya saja yg menggelembung. Yang saya mau tanya masalah ukuran kapsulnya, yg saya pernah lihal ada yg besar dan ada yg lebih kecil. Dan satu lagi nih Om…masalah madunya, klau gak salah jga ada beberapa merk. Klau gak keberatan saya mau tau yg merk apa Om. Terima kasih banyak atas semua infonya Om Uphay.

      Uphay d52 responded:
      Agustus 18, 2015 pukul 3:52 pm

      Kalau masalah ga keluar suara sepertinya bukan ini obatnya om, krn ini obat pencernaan. Coba cari obat merk “Scatt” pemakaiannya di tetes di paha 1-2 tetes, kemungkinan YS om kena “Air sac mite” atau kutu kantung udara. Tunggu sampai 7-14 hari mudah2an nanti ada perubahan.

        Abdul Rachmat said:
        Agustus 18, 2015 pukul 3:56 pm

        Oh gitu Om…diteteskan di kedua pahanya apa disalah satunya Om..?

        Uphay d52 responded:
        Agustus 18, 2015 pukul 11:27 pm

        Disalah satunya om

    Abdul Rachmat said:
    Agustus 21, 2015 pukul 5:55 am

    Terima kasih atas semua infonya Om Uphay…mudah2an dalam 7-14 hari ke depan ada perubahan..Amiin

    Abdul Rachmat said:
    Agustus 21, 2015 pukul 6:04 am

    Saya jadi penasaran Om Uphay..hehehe di alenea 3 mulai baris ke 2 itu seakan akan jinten hitam yg untuk untuk YS…maaf Om kalau penafsiran saya salah.

      Uphay d52 responded:
      Agustus 21, 2015 pukul 6:53 am

      Memang habbatussauuda itu jinten item om.. Tapi fungsinya mmg bagus buat penjernaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s